Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Kontingen Aceh sebagai tuan rumah, merupakan yang terbanyak jumlah atlet dan official pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumatera Utara, dengan 906 atlet dan ofisial.
Sebagai tuan rumah, jumlah atlet dan official Kontingen Aceh juga terbanyak sepanjang multi event olahraga nasional di tanah air ini, sejak PON pertama digelar di Surakarta (Solo) 1948.
Seperti diketahui, sebagai tuan rumah, Aceh dan Sumatera Utara langsung (Wil card) mengikutsertakan atletnya di semua cabang olahraga dan nomor yang dipertandingkan di PON XXI, tanpa harus mengikuti babak kualifikasi.
Sedangkan terbanyak kedua kontingen Jawa Barat dengan 816 atlet dan ofisial, lalu ketiga DKI Jakarta sebanyak 734 orang. Sumatera Utara terbanyak ke empat dengan 599 atlet serta ofisial.
Sementara itu Kontingen Ibukota Nusantara (IKN) yang turut dalam defile pada pembukaan PON XXI di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Senin (9/9/2024) malam, berjumlah 12 atlet dan ofisial. (Lihat daftar lengkap jumlah atlet dan ofisial kontingen).
Ketua Umum KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak mengatakan, sebagai tuan rumah, Aceh menargetkan bisa masuk dalam peringkat 10 besar pada PON XXI ini.
Sebelum diterjunkan berlaga di PON, para atlet Aceh sudah dipersiapkan secara intensif melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dilaksanakan KONI Aceh. Sebagai tuan rumah Aceh mengikuti semua nomor yang dipertandingkan.
Kontingen Aceh, Sumatera Utara dan IKN menjadi istimewa karena berada di urutan terakhir defile. Sedangkan defile diawali kontingen Bali.
Defile Kontingen Aceh kompak menggunakan seragam olahraga berwarna merah dengan aksen putih, kuning, dan hijau. Sambil berjalan mengelilingi venue utama, mereka berbaris dan melambaikan tangan sambil menggenggam topi putih bertuliskan “Aceh”.
Atlet dan ofisial Kontingen Aceh terlihat begitu semangat dan gembira mendapat sambutan ceria lambaian tangan dari Presiden Joko Widodo, Penjabat (Pj) Gubernur Safrizal, Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, Ketua Umum KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar dan masyarakat yang hadir pada pembukaan multi event olahraga nasional empat tahunan ini.
Begitu juga para atlet dan ofisial Sumatera Utara dan IKN dan 35 kontingen lainnya dengan gembira dan bersuka cita mengelilingi venue utama, disambut tepuk tangan dan sorak gembira dari penonton yang duduk di tribun Stadion Harapan Bangsa, pada PON XXI yang dibuka secara resmi Presiden Joko Widodo.
Gelaran defile yang diikuti atlet dan ofisial dari 38 provinsi plus Ibu Kota Nusantara (IKN), sejak awal hingga akhir diiringi marching band dan dua maskot PON XXI Gajah Putih atau Po Meurah dan Matra atau Harimau Sumatera.
Pada acara tersebut, enam atlet legendaris pembawa bendera Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), diantaranya Murisnawati, Cut Risna Arita, Mardani, Reza Fahlevi, Muhammad Iqbal, dan Maimun.
Selain itu, empat atlet asal Aceh yaitu Tati Ratna Ningsih, Emma Susana Madjaji, dan Alkindi menjadi atlet yang bertugas membawa obor api PON secara bergiliran. Adapun atlet Nurul Akmal bertugas sebagai penyulut api ke kaldron utama.
Pada saat bersamaan defile atlet dan ofisial semua kontingen juga berlangsung di Stadion Baharoeddin Siregar, Deli Serdang.
“Dari Bumi Serambi Mekkah, PON XXI bermaskot gajah, catat Aceh dalam sejarah, sambut tamu senyum penuh merekah. Dari ujung barat NKRI, gema PON ke penjuru negeri, selamat datang Bapak Jokowi, terimalah uluran salam dari kami,” kata Pj Gubernur Aceh, Safrizal menyapa para seluruh kontingen mengawali sambutannya.
Pagelaran PON XXI 2024 merupakan pertama pentas olahraga multi-event nasional dilangsungkan di dua provinsi secara bersamaan Aceh dan Sumatera Utara.
Berikut jumlah atlet dan ofisial kontingen dari 38 provinsi dan IKN PON XXI Aceh – Sumatera Utara yaitu Bali 381 atlet dan ofisial, Banten: 320, Bengkulu: 47, DIY: 302
DKI: 734, Gorontalo: 47, Jambi: 177, Jabar: 816, Jateng: 525, Jatim: 544,Kalbar: 110, Kalsel: 200, Kalteng: 83, Kaltim: 407,
Kaltara: 66, Babel: 61, Kepri : 268
Lampung: 271, Maluku: 36, Malut: 20, NTB: 156, NTT: 113, Papua: 278, Papua Barat: 131
Papua Barat Daya: 12,Papua Pegunungan: 53, Papua Selatan: 16.
Papua Tengah: 54, Riau: 268. Sulbar: 48, Sulsel: 285,Sulteng: 152, Sultra: 136, Sulut: 130,Sumbar: 294, Sumsel: 166, IKN: 12,Sumut: 599, Aceh: 906. (Adv).
