Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir Yusmadi, MM, menegaskan komitmennya untuk memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat berjalan maksimal. Dalam pertemuan internal bersama seluruh karyawan, Yusmadi telah menegaskan untuk melakukan evaluasi langsung terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing karyawan.
“Saya sudah panggil semua karyawan dan menanyakan apa tugas masing-masing. Menurut saya ada hal-hal yang perlu kita inspeksi,” ujar Yusmadi, saat meninjau kondisi WTP Siron, Rabu (11/2/2026).
Ia menekankan, setiap kerusakan atau kendala teknis yang ditemukan harus segera diperbaiki tanpa menunda waktu. Menurutnya, pelayanan air bersih menyangkut kebutuhan dasar masyarakat Aceh Besar tidak boleh dianggap sepele.
“Kalau ada yang rusak, kita perbaiki. Ini menyangkut kepentingan orang banyak. Ini soal pelayanan bagi masyarakat Aceh Besar,” tegasnya.
Yusmadi juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan anggaran selama tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Baginya, yang terpenting adalah kesungguhan dalam bekerja dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
“Tidak masalah kalau harus mengeluarkan biaya, yang penting kita bekerja sungguh-sungguh demi melayani masyarakat,” katanya.
Dalam arahannya, Yusmadi turut mengajak seluruh jajaran PDAM untuk memperkuat solidaritas dan menghindari sikap saling menyalahkan. Ia menilai kekompakan internal menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.
“Kita harus bekerja sama dan tidak saling menyalahkan. Kita harus bersatu untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Tirta Mountala, Salman, ST MSi dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa proses perbaikan teknis memang membutuhkan tahapan dan tidak bisa dilakukan secara instan.
“Kalau ada hal yang bermasalah, kita tidak bisa langsung start dan jalan. Ada proses. Kemarin sempat dilakukan shutdown mesin dan harus dilakukan pemeliharaan,” jelas Salman.
Ia memastikan bahwa tidak ada masalah serius dalam sistem distribusi. Penghentian sementara operasional mesin tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembersihan dan perawatan rutin menjelang bulan suci Ramadan.
“Tidak ada masalah. Ini hanya pembersihan rutin agar tidak ada kendala distribusi air, apalagi menjelang masuknya bulan Ramadhan,” tambahnya.
PDAM Tirta Mountala Aceh Besar optimistis dapat memberikan pelayanan air bersih yang lebih stabil dan optimal bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan kebutuhan air selama Ramadan.(AMZ)
