Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Asisten I Sekda Aceh Besar Farhan AP menegaskan pentingnya pengajuan usulan program prioritas yang benar-benar matang dan selaras dengan program kerja dinas. Farhan meminta agar perwakilan dari tiga bidang yang hadir dalam forum tersebut benar-benar memahami substansi pembahasan dan kebutuhan wilayah, sehingga usulan yang dibahas tidak bersifat normatif semata.
“Yang mewakili dari tiga perwakilan bidang harus betul-betul yang paham tentang substansi dan kebutuhan wilayah, supaya yang dibahas ini benar-benar tepat sasaran,” ujarnya, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Lhoknga yang berlangsung di Gedung UDKP Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (11/2/2026).
Ia juga menekankan agar pada hari pelaksanaan musrenbang tersebut sudah dapat dilakukan pleno terhadap usulan program yang benar-benar prioritas untuk diusulkan ke tingkat kabupaten. Menurutnya, penyaringan di tingkat kecamatan menjadi kunci agar tidak terjadi tumpang tindih maupun usulan yang tidak sejalan dengan rencana kerja perangkat daerah.
“Tolong hari ini harus dapat dipleno usulan program yang dapat diprioritaskan hingga ke tingkat kabupaten dan sesuai dengan program kerja dinas,” tegas Farhan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan perwakilan dinas terkait untuk mengikuti dan memantau seluruh rangkaian proses musrenbang hingga selesai, sehingga setiap usulan yang disepakati dapat dikawal pada tahapan selanjutnya.
Farhan berharap usulan prioritas dari Kecamatan Lhoknga benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat serta memiliki dampak luas bagi pembangunan wilayah. “Kita harapkan usulan dari Lhoknga ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberi manfaat yang luas,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti SIKom turut mendorong keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam proses perencanaan tersebut. “Kami berharap berbagai pihak ikut terlibat dalam memberikan usulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Ia menyebutkan unsur seperti Panglima Laot, Panglima Blang, tokoh adat, serta elemen masyarakat lainnya sangat penting dalam menyampaikan aspirasi sesuai kondisi lapangan. Selain itu, ia juga berharap berbagai persoalan yang kerap terjadi di Lhoknga dapat memperoleh solusi dan dukungan dari pihak PT Solusi Bangun Andalas (SBA) melalui program CSR.
Di sisi lain, Camat Lhoknga Zayadinur SSTP menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2027 tingkat kecamatan merupakan tahapan awal dalam penyusunan arah kebijakan dan pembangunan wilayah.
“Musrenbang ini adalah langkah awal dalam proses penyusunan arah kebijakan dan pembangunan. Kami berharap dapat melahirkan usulan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat banyak,” ungkapnya.
Musrenbang tersebut turut dihadiri Anggota DPRK Aceh Besar Fraksi PAN Dr Yusran SPd I MA (Abu Yus), Anggota DPRK Aceh Besar Fraksi PKS Eka Rizkina, Kepala Dinas Pangan Aceh Besar Alyadi SPi MM, perwakilan dinas di lingkungan Pemkab Aceh Besar, unsur Forkopimcam, serta perwakilan gampong se-Kecamatan Lhoknga.(Wahyu)
