Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Catur Universitas Syiah Kuala (USK) bekerjasama dengan Warkop Sampoerna Kupi akan menggelar turnamen catur terbuka, Minggu, 25 Januari 2026.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung sehari selesai, dimulai pukul 09.00 WIB akan digelar di Warkop Sampoerna Kupi, Jalan Teuku Nyak Arif Lamgugob No. 636, Banda Aceh.
Ketua panitia, Muhammad Rizqi dalam rilisnya yang dikirim ke posaceh.com, Minggu (11/1/2026), menyebutkan, turnamen berlebel Sampoerna Kupi x UKM Catur USK mengusung tema “Berpikir Cepat, Bertindak Cepat”, sebagai refleksi nilai utama dalam permainan catur yang menuntut ketepatan analisis, kecepatan mengambil keputusan, serta sportivitas dalam berkompetisi.
Rizqi menjelaskan, turnamen yang terbuka untuk umum non atlet, dirancang sebagai ajang kompetisi sekaligus sarana pengembangan kemampuan berpikir strategis di kalangan masyarakat.
Target 33 Pecatur
Disebutkannya, event ditargetkan diikuti oleh 33 pecatur non atlet, mempertandingkan catur cepat 15 menit, menggunakan sistem Swiss 6 ronde.
Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp30.000 dengan batas pendaftaran hingga 23 Januari 2026.
Katanya, panitia menyiapkan hadiah dan berbagai penghargaan menarik untuk pemenang peringkat 1 hingga 8.
Hadiah Juara I diberikan sertifikat, uang tunai sebesar Rp350.000, Juara II sertifikat dan Rp225.000, Juara III sertifikat dan Rp125.000, Juara IV sebesar Rp100.000, serta Juara V hingga VIII masing-masing mendapatkan Rp50.000.
Rizqi menyebutkan, penyelenggaraan turnamen ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarpecatur di Aceh, sekaligus menghidupkan kembali ekosistem olahraga catur di lingkungan kampus dan masyarakat umum.
Semangat Kompetisi
Sementara itu, Owner Sampoerna Kupi, Farhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga memiliki nilai sosial dan kultural.
“Turnamen ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan kolaborasi antar pecatur,” katanya.
Selain itu, sebut Farhan, kegiatan ini menegaskan peran warung kopi (Warkop) sebagai ruang publik yang berkembang menjadi tempat diskusi, pertukaran ide bisnis, dan penyelenggaraan lomba, dengan tetap menjunjung tinggi adab, etika, serta norma yang sejalan dengan Qanun Syariat Aceh.
Katanya, melalui kolaborasi antara Sampoerna Kupi sebagai penyelenggara, UKM Catur USK sebagai mitra, serta dukungan Pos Aceh sebagai media partner, turnamen ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan menjadi agenda rutin yang dinantikan oleh komunitas catur di Banda Aceh.
“Bagi masyarakat yang berminat mengikuti turnamen ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui Admin (0853 7039 9946). Informasi terbaru terkait kegiatan juga dapat diakses melalui akun Instagram @ukmcatur_usk dan @sampoerna_kupi.”, ujarnya.(Sdm).
