Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi MPd, mendesak PLN dan Pertamina agar benar-benar membuktikan komitmennya dalam menjamin pelayanan listrik dan distribusi gas di Aceh, khususnya di wilayah terdampak bencana.
Musriadi menegaskan, masyarakat saat ini berada dalam kondisi sulit akibat lumpuhnya layanan publik. Tidak hanya rumah warga yang terdampak, tetapi aktivitas rumah sakit, sekolah, tempat ibadah, hingga pelayanan pemerintahan ikut terganggu.
“Jangan hanya janji di atas kertas. Masyarakat butuh bukti, bukan pernyataan. Listrik dan gas adalah kebutuhan dasar, apalagi dalam situasi darurat seperti ini,” tegas Musriadi, di Banda Aceh, Selasa (9/12/2025).
Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi yang jujur dan terbuka dari PLN dan Pertamina kepada publik. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui kondisi sebenarnya terkait gangguan pelayanan dan jadwal pemulihan.
“Komunikasi harus dijaga. Jangan membuat masyarakat bingung dengan informasi yang simpang siur. Saat ini banyak warga kehilangan hampir semua akses pelayanan publik, terutama dari PLN dan Pertamina,” tambahnya.
Musriadi meminta kedua BUMN tersebut menempatkan Aceh sebagai prioritas utama, bukan sekadar wilayah pelengkap, mengingat kondisi darurat yang sedang terjadi.(Mar/*)
