Update Perang Timur Tengah, Pemimpin Baru Iran-Liga Arab Buka Suara

Asap dan api membubung dari lokasi serangan udara di Bandara Internasional Mehrabad di Teheran, Iran, Sabtu (7/3/2026). dini hari waktu setempat. FOTO/AFP

Kabarnanggroe.com, Jakarta – Perkembangan terbaru konflik di Timur Tengah menunjukkan eskalasi yang semakin luas, dengan serangan lintas negara, korban jiwa bertambah, hingga lonjakan harga minyak dunia.

Ketegangan antara Iran, Israel, dan sekutunya kini berdampak langsung pada sejumlah negara di kawasan serta memicu reaksi internasional.

Berikut sejumlah peristiwa terbaru yang terjadi dalam perang di Timur Tengah.

Beberapa orang dilaporkan terluka setelah serangan drone Iran menghantam Pulau Sitra di Bahrain. Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengonfirmasi adanya korban dalam insiden tersebut.

AFP melaporkan mendengar dua ledakan keras di wilayah itu.

Ketegangan yang terus meningkat turut mengguncang pasar energi global. Harga minyak acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), melonjak hingga menembus US$100 per barel.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak berkepanjangan akibat perang.

Iran juga mengumumkan pemimpin tertinggi yang baru. Mojtaba Khamenei, putra dari mendiang pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, dipilih oleh Majelis Ahli Iran untuk menggantikan ayahnya.

Pria berusia 56 tahun itu segera mendapat dukungan dari Garda Revolusi Iran yang menyatakan kesetiaan kepada pemimpin tertinggi baru tersebut.

Sebelumnya militer Israel telah memperingatkan akan menargetkan “setiap penerus”, sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada ABC News bahwa jika pemimpin berikutnya “jika dia tidak mendapat persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama.”

Militer Amerika Serikat juga mengumumkan kematian prajuritnya yang ketujuh sejak perang dimulai.

Prajurit tersebut meninggal setelah mengalami luka akibat serangan di Arab Saudi saat Iran melancarkan gelombang serangan balasan awal. Enam prajurit AS lainnya sebelumnya tewas dalam serangan drone yang menghantam pangkalan mereka di Kuwait.(Muh/*)

Exit mobile version