Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Persatuan Islam Istri (Persistri) Aceh berkolaborasi dengan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Aceh Besar menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Jumat–Ahad (6–8/2/2026). Kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Istiqmal, menyasar kaum ibu dan anak-anak.
Ketua Persistri Aceh, Ustadzah Julina Rahmati, STH menyampaikan, bantuan yang disalurkan meliputi 200 paket perlengkapan ibadah Ramadhan untuk 176 kepala keluarga, 70 parcel makanan ringan bagi anak-anak, dan makan siang dan air mineral bagi ibu-ibu peserta kegiatan.
“Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan pendampingan psikososial berupa trauma healing, terapi kesehatan, dan pembentukan kelompok binaan keagamaan oleh tim gabungan Persistri Aceh dan IPARI Aceh Besar,” ungkapnya.
Ustadzah Julina menambahkan, kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus menguatkan iman dan mental warga menjelang Ramadhan. “Kami ingin menghadirkan bantuan yang tidak hanya meringankan beban secara materi, tetapi juga menguatkan iman dan mental masyarakat, terutama para ibu dan anak-anak, agar tetap tegar menyambut Ramadhan,” ujarnya.
Kegiatan turut dirangkai dengan tausiah dan Tarhib Ramadhan oleh Sekretaris Persistri Aceh, Ustadzah Liza Hanim, S.Pd.I, M.Ed, yang mengajak masyarakat menjadikan musibah sebagai sarana introspeksi dan penguatan keimanan.
“Sebagai bagian dari upaya pemulihan jangka panjang, rombongan juga mengunjungi tiga titik penggalian sumur cincin yang dibiayai dari donasi para muhsinin dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih warga terdampak,” punkas Ustadzah Julina. (Herman/Sayed M. Husen)
