Daerah  

Pemerintah Aceh Peusijuk Sumur A-55A di Aceh Utara

Pemerintah Aceh, mempeusijuk (tepung tawar-red) sumur A-55A sebagai pertanda dimulainya Rig Pengeboran di lokasi sumur A-55A yang berada di Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (9/2/2023). FOTO/DOK DESDM ACEH

kabarnanggroe.com, Lhoksukon – Pemerintah Aceh, mempeusijuk (tepung tawar-red) sumur A-55A sebagai pertanda dimulainya Rig Pengeboran di lokasi sumur A-55A yang berada di Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (9/2/2023).

Ir. Mahdinur, MM Kadis ESDM Aceh mewakili Pj. Gubernur Aceh mengatakan, sebagaimana tradisi turun temurun di Aceh, peusijuek tersebut mengandung makna sangat filosofis, yaitu merupakan bentuk do’a dan ungkapan syukur kepada Allah SWT agar apa yang kita inginkan atau yang telah kita perjuangkan mendapat keselamatan, kedamaian ketentraman, keberuntungan dan kebahagiaan.

“Ini bagian dari rasa syukur kita kepada Allah SWT, mudah-mudahan proses pengeboran berjalan lancer dan memberikan hasil yang maksimal untuk masyarakat Aceh,” katanya.

Menurutnya, investasi hulu migas di Indonesia pada tahun 2023 ini hampir sama dengan tahun 2022 yang lalu, dimana sebahagian besar realisasi investasi dialokasikan untuk menjamin operasional (66,80%) kemudian untuk program pembangunan fasilitas (22%) dan sisanya untuk kegiatan eksplorasi sebesar (11,50%) yang lebih besar 4,70% disbanding tahun 2022. Porsi yang besar untuk kegiatan operasional tahunan menegaskan bahwa Pemerintah dan Regulatornya baik SKK Migas maupun BPMA mengutamakan upaya untuk “bertahan hidup”.

“Bila dikaitkan dengan produksi dan lifting dapat diartikan bahwa porsi investasi tersebut dimaksudkan untuk menahan supaya tingkat produksi tetap pada posisi “normal” declining atau mampu menahan supaya declining tidak semakin dalam,” terangnya.

Ia juga mengatakan, kegiatan pemboran sumur eksplorasi sumur Arun A-55A yang dilaksanakan oleh PT. Pema Global Energi dimaksudkan untuk menemukan perangkap geologi yang mengandung minyak dan gas bumi dalam upaya menambah umur produksi Wilayah Kerja B dan menambah cadangan migas nasional.

“Kami berharap pemboran ketiga sumur eksplorasi ini yang diawali oleh pengeboran sumur eksplorasi Arun A-55A dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang ditargetkan dengan hasil yang memuaskan dan menambah jumlah cadangan minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja B,” pungkasnya. (Adv)

Exit mobile version