Opini  

Ignite the Idea, Shape the Future: SPARK 2026 Inspirasi Riset Generasi Muda

* Oleh : Annisa Syakira (Mahasiswi Psikologi UIN Ar-Raniry)

Kabarnanggroe.com — Himpunan Mahasiswa Program Studi Psikologi (HMPS Psikologi) sukses menggelar program kerja perdana dari Divisi Riset dan Keilmuan yaitu Seminar Penentuan Arah Riset Kreatif (SPARK) dengan tema Ignite Your Question, Shape Your Direction. Acara ini menghadirkan pemateri hebat yaitu Ibu Rifqa Aulia Hafifuddin, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Seorang psikolog Klinis dan juga merupakan salah satu dosen Psikologi UIN Ar-Raniry Seminar ini diadakan secara luring di Teater Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 08.30 hingga 11.30 WIB, lebih dari 80 peserta turut serta dalam acara ini, tidak hanya dari Fakultas Psikologi tetapi peserta juga berasal dari fakultas lain yang berada di lingkungan UIN Ar-Raniry. Acara ini mengupas tuntas bagaimana cara peserta menemukan serta mengembangkan ide dan melatih kemampuan peserta dalam merumuskan pertanyaan penelitian yang kritis dan juga kreatif.

Hidup di era yang luar biasa dimana teknologi digital mendominasi kehidupan sehari-hari, adanya informasi tanpa batas terkait fenomena yang terjadi belakangan ini serta terbentuknya konektivitas yang tinggi tentu membawa kemudahan bagi setiap orang yang ingin menemukan topik dari sebuah penelitian.

Penelitian atau riset adalah suatu cara yang dilakukan bagi setiap orang untuk mencari serta menemukan jawaban secara teratur dan terstruktur serta memakai bukti nyata, tujuan di;akukannya sebuah penelitian adalah untuk memecahkan suatu masalah, memperbaiki teori lama, atau mencari solusi baru. Dalam pemaparannya, ibu Rifqa mengatakan bahwa ada tiga langkah utama yang dapat ditempuh seseorang dalam menemukan sebuah topik dari fenomena nyata, yang pertama adalah melalui pengamatan fenomena yaitu dengan mengamati lingkungan sosial sekitar, budaya dan juga teknologi, kedua melalui pengalaman pribadi yaitu dengan merefleksikan pengalaman unik yang belum banyak diteliti yang kemudian dituangkan ke dalam sebuah gagasan penelitian, kemudian yang terakhir, melalui kajian teoritis dengan memperbanyak membaca jurnal terbaru dan lain sebagainya.

Ibu Rifqa juga menjelaskan bagaimana alur sebuah ide penelitian agar layak dikembangkan menjadi sebuah proposal skripsi yang terbagi menjadi 7 tahapan penting yang dimulai dari latar belakang, dimana seorang peneliti harus menjelaskan konteks, fenomena, dan mengapa topik tersebut perlu diteliti. Kedua merumuskan masalah, dengan cara merangkum petanyaan inti yang akan dijawab dalam sebuah penelitian. Ketiga adalah tujuan, peneliti harus menetapkan hasil yang ingin dicapai dari sebuah penelitian.

Keempat adalah manfaat, peneliti mampu menjelaskan kontribusi penelitian bagi ilmu pengetahuan dan juga bagi masyarakat sekitar. Kelima kajian pustaka, yaitu menyusun dasar teori dari penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan. Keenam metodologi penelitian, peneliti menjabarkan pendekatan, data, teknis pengumpulan, dan analisis data. Lalu yang terakhir adalah pelaksanaan penelitian, peneliti mengatur urutan kegiatan dan merencanakan estimasi waktu pelaksanaan penelitian. “mulailah melakukan riset dengan jangan takut bertanya kepada dosen tentang ide yang anda miliki, serta percaya diri dan terus belajar dengan cara terus mengikuti perkembangan penelitian terbaru agar penelitian yang anda lakukan dapat berdampak bagi ilmu pengetahuan dan juga masyarakat serta lingkungan sekitar”