Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Teknologi Pendidikan, Ir. Moch. Abduh, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Lampeunerut, Kecamatan Darul Imarah, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi peserta didik. Dalam kunjungannya, Abduh meninjau proses distribusi makanan, kualitas gizi yang disediakan, serta mekanisme pengawasan di tingkat sekolah. Ia juga berdialog dengan kepala sekolah, guru, dan siswa guna memperoleh gambaran langsung mengenai implementasi program di lapangan.
“Program MBG ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Oleh karena itu, penyalurannya harus diawasi dengan ketat agar benar-benar memberikan dampak positif bagi kesehatan dan konsentrasi belajar siswa,” ujar Abduh.
Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada aspek distribusi, tetapi juga pada kualitas makanan dan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan satuan pendidikan, menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Abduh yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri sejak 2025 memiliki latar belakang kuat di bidang pendidikan dan teknologi pembelajaran. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Balai Guru Penggerak Aceh, sehingga memahami secara mendalam kondisi pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam sistem pelaporan dan monitoring program MBG. Dengan pemanfaatan teknologi digital, proses pengawasan diharapkan menjadi lebih transparan, efisien, dan akurat.
“Digitalisasi harus dimanfaatkan untuk memastikan setiap tahap penyaluran dapat dipantau secara real time. Ini penting agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdisdikbud) Aceh Besar, Fachrurrazi, SE, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut baik pelaksanaan program MBG sebagai langkah strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan siswa, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar.
“Kami di daerah sangat mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis ini. Dari hasil pemantauan sementara, kami melihat adanya dampak positif terhadap semangat belajar siswa. Mereka terlihat lebih antusias mengikuti kegiatan pembelajaran setelah mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Fachrurrazi.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya memastikan program berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Koordinasi lintas sektor, termasuk dengan dinas kesehatan dan pihak sekolah, menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pelaksanaan program.
“Kami melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga, baik dari sisi kebersihan, kandungan gizi, maupun ketepatan waktu distribusi. Ini penting agar tujuan program benar-benar tercapai,” pungkas Fachrurrazi. (AMZ)
