Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Direktur RS Hermina Aceh, dr Danil Anugrah Jaya MARS mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait penyakit ginjal dan seputar langkah pencegahan dan penanganannya.
“Seminar ini menjadi upaya kami dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini, serta memahami langkah pencegahan dan penanganannya,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, dr Cut Mela Yunita Sari menjelaskan berbagai aspek penyakit ginjal, mulai dari penyakit ginjal kronis hingga penyakit ginjal akut. Ia menekankan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Kita harus rutin melakukan skrining kesehatan agar setiap gejala penyakit dapat dideteksi sejak awal dan segera ditangani,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa penyebab terbanyak gagal ginjal adalah hipertensi, disusul diabetes. “Hipertensi menjadi penyebab utama gagal ginjal, kemudian diikuti oleh diabetes. Oleh karena itu, pengendalian kedua penyakit ini sangat penting,” terangnya.
Sementara itu, dr Lauhil Mahfudz memaparkan pentingnya akses vaskular dalam prosedur hemodialisa bagi pasien gagal ginjal. Menurutnya, akses vaskular harus dipersiapkan secara matang untuk jangka panjang.
“Akses vaskular sangat penting dalam penanganan lanjutan pasien gagal ginjal. Tidak hanya untuk prosedur awal, tetapi juga harus dipersiapkan untuk penggunaan jangka panjang serta alternatif jika terjadi kendala,” jelasnya.
Dalam sesi tanya jawab, seorang pasien bernama Mutia menanyakan cara menjaga kondisi simino atau akses vaskular. Menanggapi hal tersebut, dr Lauhil Mahfudz menyarankan agar pasien menghindari tekanan atau trauma pada area tersebut.
“Hindari tekanan pada simino, jangan melakukan olahraga berlebihan, serta tidak mengangkat beban berat agar akses tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.(Wahyu)
