DPRK Aceh Besar Lepas Keberangkatan Relawan dan 15 Ton Bantuan

Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti SIKom, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Naisabur tinjau angkutan yang membawa Bantuan Kemanusiaan DPRK Aceh Besar yang tertimpa bencana alam banjir dan longsor Aceh di Bundaran Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (06/12/2025). FOTO/ BEDU SAINI

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar resmi melepas keberangkatan tim relawan beserta 15 ton bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Lintas Timur Aceh. Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti Amd, di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (6/12/2025).

Bantuan tersebut mencakup logistik, air mineral, tenda darurat, obat-obatan, selimut, baby kit, hingga perangkat komunikasi. Rombongan diberangkatkan menggunakan sembilan unit kendaraan, termasuk satu unit ambulan yang akan memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRK Abdul Muchti menegaskan, aksi kemanusiaan tersebut bukan hanya gerakan dari DPRK Aceh Besar, tetapi bentuk solidaritas seluruh masyarakat Aceh Besar. Bantuan tersebut mencakup logistik pendukung sanitasi, kesehatan, serta perangkat jaringan internet untuk mendukung komunikasi di wilayah yang hingga kini masih kesulitan sinyal.

“Hari ini kita berkumpul bukan hanya sebagai masyarakat Aceh Besar, melainkan sebagai satu keluarga besar yang terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji oleh musibah banjir dan longsor,” ujarnya.

Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti SIKom, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Naisabur menyampaikan arahan kepada tim relawan dalam acara pelepasan Bantuan Kemanusiaan DPRK Aceh Besar yang tertimpa bencana alam banjir dan longsor Aceh di Bundaran Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (06/12/2025). FOTO/ BEDU SAINI

Ia turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh relawan yang akan membawa amanah kemanusiaan ke wilayah-wilayah terdampak.

“Langkah saudara sekalian bukan hanya membawa logistik dan bantuan, tetapi juga membawa harapan, semangat, dan solidaritas bagi mereka yang sedang berjuang melewati masa sulit,” kata Muchti.

Bantuan yang disalurkan DPRK Aceh Besar bersama masyarakat tersebut akan didistribusikan ke sejumlah posko banjir dan longsor di Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Langsa, Aceh Tamiang, serta titik-titik lain sesuai kebutuhan lapangan.

Ketua DPRK Aceh Besar juga menyampaikan apresiasi khusus kepada berbagai lembaga pendukung dan komunitas yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan dan penguatan koordinasi.

“Kekuatan Aceh bukan hanya terletak pada pemerintah dan institusinya, tetapi pada solidaritas rakyatnya,” tegasnya.

Sejumlah lembaga yang terlibat antara lain Yayasan Lingkar Pro Justicia, Mariko and Family, Setsu Hanasaky, Komunitas Tikar Pandan, Kantor Hukum Yulfan & Rekan, Naqsyabandiyah Aliyah, Relawan TIK Aceh, ICT Watch, Commonroom, Portkesmas, Media Infonanggroe, Podcast Projusticia, Gusdurian Peduli, Jamboo Turki, HMI Komisariat Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, BEM Fakultas Hukum Unaya, HIMAB, PII Aceh Besar, serta Forum Keuchik Kecamatan Lhoknga dan Aceh Gleh.

Lebih lanjut, Abdul Muchti menegaskan, para relawan membawa amanah besar dalam misi tersebut. Ia menitipkan pesan agar relawan mengutamakan keselamatan, menjaga kesehatan, serta memastikan bantuan tepat sasaran.

Selain bantuan dari DPRK dan masyarakat Aceh Besar, turut serta juga paket bantuan dari jaringan mitra luar negeri, termasuk Jerman dan Jepang.

Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti SIKom bersama Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Naisabur memberikan keterangan pers kepada media cetak dan elektronik seusai pelepasan Bantuan Kemanusiaan DPRK Aceh Besar yang tertimpa bencana alam banjir dan longsor Aceh di Bundaran Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (06/12/2025). FOTO/ BEDU SAINI

Dari total sembilan kendaraan yang diberangkatkan, beberapa rombongan akan menetap sementara di lokasi terdampak minimal satu minggu guna membantu proses penanganan darurat di lapangan. Total 35 relawan dibagi ke dalam empat tim, yang akan disebar ke sejumlah titik terdampak mulai dari Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Langsa, hingga Aceh Tamiang. Adapun distribusi untuk wilayah Lintas Tengah direncanakan pada gelombang bantuan berikutnya.

Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti SIKom, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Naisabur foto bersama Relawan pelepasan Bantuan Kemanusiaan DPRK Aceh Besar yang tertimpa bencana alam banjir dan longsor Aceh di Bundaran Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (06/12/2025). FOTO/ BEDU SAINI

“Bantuan ini dari seluruh anggota DPRK Aceh Besar, sebagai representasi masyarakat. Banyak juga masyarakat dan forum keuchik di Lhoknga yang ikut membantu, sehingga ini benar-benar gerakan bersama,” ungkap Muchti.

Ia berharap, bantuan yang dikirimkan dapat meringankan duka warga terdampak dan menjadi bentuk kehadiran nyata masyarakat Aceh Besar di tengah musibah yang terjadi.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan mengurangi beban masyarakat kita. Semoga Allah SWT menjaga perjalanan dan melindungi langkah mulia semua yang terlibat,” tutupnya.

DPRK Aceh Besar juga masih membuka posko donasi untuk gelombang bantuan selanjutnya, yang akan kembali disalurkan sesuai kebutuhan daerah terdampak.(Wahyu)

Exit mobile version