Aceh Barat Gelar Pembinaan Adat Seumapa dan Tari Tradisional

Ilustrasi seni Seumapa atau Narit Maja dalam acara intat linto atau dara baro di Aceh. FOTO/SCREENSHOT

kabarnanggroe.com – Kabupaten Aceh Barat menggelar pembinaan adat Seumapa/Narit Maja, Meunasib, dan tarian tradisional dalam rangka melestarikan adat-istiadat yang ada dalam masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan di Aula SMKN 1 Meulaboh pada 21 Oktober 2025 tersebut, menghadirkan 40 peserta aktif yang terdiri dari unsur pengurus MAA Kabupaten, kecamatan, dan pemerhati adat.

Dalam sambutan Bupati Aceh Barat yang dibacakan Asisten Adminstrasi Umum Setdakab Aceh Barat, Marwandi, SE menyatakan sangat mendukung kegiatan ini yang digelar oleh MAA sebagai upaya melestarikan adat dan budaya di Bumi Teuku Umar ini.

Menurutnya, peran lembaga adat dan seni budaya akan terus meningkat, mulai dari kabupaten hingga kecamatan dalam menjaga dan memperkenalkan warisan endatu kepada masyarakat.

Dia berharap, peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan maksimal guna meningkatkan kapasitas informasi dan ilmu tentang adat-istiadat untuk diimplementasikan di wilayah kerjanya masing-masing

Disamping itu, Marwandi juga berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkesinambungan guna meningkatkan peran dan fungsi lembaga adat dalam memperkenalkan adat dan budaya Aceh Barat kepada generasi muda di tengah gencarnya serangan modernisasi saat ini.

“Jangan sampai generasi muda tidak tahu tentang adat istiadat yang dimiliki daerah, karena kurangnya akses informasi dari para pemangku adat” tutur Marwandi.

Sementara itu, Seumapa merupakan sastra lisan yang sering dipertunjukkan di acara adat perkawinan di Aceh yang berisi unsur perkenalan, tanya jawab, dan nasehat. Menurutnya, tradisi tersebut memerlukan orang-orang ahli dalam merangkai kata secara spontan saat tanya jawab bersyair dengan menggunakan bahasa yang indah.

Oleh sebab itu, perlu ada perhatian khusus dalam menjaga kelestarian tradisi yang merupakan bagian dari adat istiadat Aceh tersebut terutama dari lembaga dan pemangku adat pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan tersebut, Adi Wijaya, SSos, mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas para pengurus MAA Aceh Barat dan pemerhati adat mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Dia juga mengajak masyarakat agar senantiasa melestarikan tradisi Seumapa/Narit Maja, Meunasib, dan tarian tradisional dalam setiap pelaksanaan adat perkawinan di Aceh Barat.(Adv)

Exit mobile version