Dosen dan Mahasiswa ISBI Aceh Berbagi Pengetahuan dan Kreativitas Melalui Pelatihan Ecoprint

Dosen dan Mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh memberikan pelatihan ecoprint dengan tema Peningkatan Pengetahuan Dan Kreatifitas untuk masyarakat Jantho Makmur di Gedung Serbaguna Keuchik Jantho Makmur, Minggu (1/10/2023). FOTO/DOKUMEN PRIBADI

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Guna menghasilkan produk kreatif Dosen dan Mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh memberikan pelatihan ecoprint dengan tema Peningkatan Pengetahuan Dan Kreatifitas untuk masyarakat Jantho Makmur di Gedung Serbaguna Keuchik Jantho Makmur, Minggu (1/10/2023).

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Keuchik Gampong Jantho Makmur, M Sabri, Sabri Gusmail, M.Sn selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ISBI Aceh dan Ani Ketua PKK Jantho Makmur.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh salah satu kelompok dosen ISBI Aceh yang terdiri atas Niko Andeska, M.Sn sebagai ketua, Muhammad Ghifari, M.Sn dan Rino yuda, M.Sn sebagai anggota. Kelompok dosen tersebut telah lolos seleksi untuk dapat menerima hibah pendanaan dari Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Tahun 2023.

Dalam kesempatan itu M Sabri menyampaikan agar pelatihan yang dilaksanakan dosen ISBI Aceh dapat diikuti dengan baik oleh peserta sehingga bisa menambah pengetahuan dan menjadi jalan untuk berwirausaha melalui produk ecoprint.

Kepala LPPM, Sabri Gusmail, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu dari tri darma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Dimana program ini bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada kesejahteraan Masyarakat.

“Melalui kegiatan pengabdian Masyarakat dengan skema pemberdayaan berbasis Masyarakat, peserta akan memiliki kesempatan untuk mengasah kreatifitas dalam menciptakan produk kreatif dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ramah lingkungan,” kata Sabri Gusmail.

Dosen dan Mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh memberikan pelatihan ecoprint dengan tema Peningkatan Pengetahuan Dan Kreatifitas untuk masyarakat Jantho Makmur di Gedung Serbaguna Keuchik Jantho Makmur, Minggu (1/10/2023). FOTO/DOKUMEN PRIBADI

Sedangkan Niko Andeska, selaku ketua tim PKM mengatakan bahwasanya dalam pelaksanaan PKM ini melibatkan mahasiswa mulai dari persiapan sejak bulan Juli hingga selesainya pelaporan pertanggungjawaban program pengabdian masyarakat skema pemberdayaan berbasis masyarakat ini.

Kemudian Niko menjelaskan pelatihan Ecoprint adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam disekitar menjadi produk kreatif yang memiliki nilai, seperti yang dilakukan di Aula Keuchik Gampong Jantho Makmur.

“Ecoprint adalah teknik pengolahan kain menggunakan bagian dari alam sebagai media pewarnaan dan pembentuk (pencetak) motif,” terangnya.

Dalam pelatihan itu, peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang dasar-dasar ecoprint, teknik pencetakan yang efektif, dan pemilihan material yang tepat untuk menghasilkan karya yang berkualitas.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendukung pengembangan industri kreatif di Jantho Makmur. Dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam ecoprint, diharapkan dapat menciptakan produk-produk inovatif yang memiliki nilai jual tinggi dan berdaya saing,” ucapnya.

Melalui pelatihan ini, Tim PKM memiliki tujuan untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat Jantho Makmur. Selain memberikan keterampilan, juga akan mendukung pemasaran dan promosi produk-produk inovatif yang dihasilkan oleh peserta pelatihan.

“Dengan adanya pelatihan ecoprit ini, kami berharap masyarakat Jantho Makmur semakin menghargai lingkungan dan material alam yang ada disekitarnya. Mereka juga akan mampu menghasilkan produk-produk unik dan bernilai tinggi, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnya. (Mursal/*)

Exit mobile version