Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Pj Gubernur Aceh, Dr H Safrizal ZA MSi mengatakan, sebagai penjabat dengan masa tugas yang relatif singkat, ia tidak punya kesempatan untuk mengurai dan menjelaskan visi-misi pemerintahannya.
“Saat ini, fokus saya menyukseskan penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut,” katanya pada acara Coffee Morning Pj Gubernur Aceh Bersama Awak Media, di Restoran Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (05/09/2024) pagi.
Acara Coffee Morning yang juga dihadiri Pj Sekda Azwardi AP MSi dan sejumlah kepala SKPA jajaran Pemerintah Aceh itu, menjadi momentum pertama bagi Safrizal bertemu dan bertatap muka dengan para wartawan dari berbagai media yang bertugas di Banda Aceh, sejak ia dilantik sebagai Pj Gubernur Aceh pada 22 Agustus 2024 lalu.
Di hadapan awak media yang terdiri para pimpinan redaksi dan asosiasi perusahaan pers, Pj Gubernur Safrizal mengatakan, pentingnya membangun chemistry atau peuikat hate (ikatan hati) antara dirinya sebagai pimpinan pejabat pemerintahan di Aceh dengan wartawan. Apalagi dirinya akan sering berjumpa dengan wartawan dalam setiap kegiatan.
Menurutnya, Pemerintah Aceh tidak dapat bekerja sendiri dan sangat membutuhkan dukungan dan masukan serta kritik dari media. “Saya tidak akan mengarahkan kalian para wartawan untuk menulis apa,” ujarnya.
Pj Gubernur Safrizal juga mengungkapkan bahwa pimpinannya berpesan agar bekerja dengan enak. Cari enak saja. Karenanya berkawanlah dengan semua pihak, termasuk dengan wartawan. “Saya sendiri berusaha memberikan yang terbaik, meskipun masa tugas saya di sini hanya sebentar,” katanya.
Putra Aceh kelahiran 21 April 1970 itu lebih lanjut mengatakan, pimpinannya yang tak lain adalah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memberikan prioritas kerja utama kepada dirinya yaitu menyukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dan Pilkada 2024.
Jika dua hal itu tuntas, ia akan mencoba ikut dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah untuk masa depan.
“Dalam empat bulan ke depan, saya akan berusaha menyelesaikan masalah yang belum tuntas, seperti soal pimpinan Bank Aceh Syariah, dan mempersiapkan perencanaan untuk tahun depan,” katanya.
“Semua tenaga akan kita curahkan untuk kesuksesan acara ini. Opening ceremony PON akan dilaksanakan dalam empat hari lagi,” tambah Pj Gebernur Aceh itu.
Wartawan menyambut baik pertemuan dengan Pj Gubernur Aceh tersebut. Namun, ada juga kritikan berupa layanan kepanitiaan PON yang belum ramah terhadap kinerja wartawan, serta masalah ketersediaan media center, dan internet yang ada di beberapa venue yang dinilai masih lemot.
Untuk itu, Safrizal menyampaikan permohonan maaf, dan akan menindaklanjuti semua keluhan itu. “Sebagai Ketua PB PON XXI Aceh-Sumut 2024, saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami awak media. Insya Allah semuanya akan kita benahi nanti,” ujarnya.
Acara Coffee Morning yang diawali dengan makan nasi gurih bungkus, pemaparan oleh Pj Gubernur Safrizal, tanya-jawab media, diakhiri dengan pembagian jersey PON XXI Aceh-Sumut 2024, dan sesi foto bersama. (Ask)
