Kabarnanggroe.com, Kota Jantho — Wakil Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Besar, Hj Nurul Fazli SAg, menekankan pentingnya sinkronisasi program kerja TP PKK gampong dengan 10 Program Pokok PKK, serta menjadikan pemberdayaan keluarga sebagai fokus utama dalam setiap kegiatan.
“Segera susun program kerja yang sinkron dengan 10 Program Pokok PKK. Jadikan pemberdayaan keluarga sebagai fokus utama, karena PKK adalah agen perubahan sosial yang berperan langsung di tengah masyarakat,” ujar Hj Nurul Fazli, saat memberikan sambutan pada pelantikan dan pengukuhan 14 Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Gampong di Kecamatan Kuta Baro, yang berlangsung di Aula UDKP Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (4/2/2026).
Adapun 14 Ketua TP PKK dan Bunda PAUD gampong yang dilantik oleh Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Baro Hariati Amd Keb tersebut yaitu Rahmawati (Gampong Aron), Liana (Gampong Lam Glumpang), Raudhatul Jannah (Gampong Lamtrieng), Fitri Astutiyani (Gampong Lampoh Keude), Sapmawati (Gampong Deyah), Intan Fatmawati (Gampong Lamroh), Mauliana (Gampong Tumpok Lampoh), Nuzulul Rahmi (Gampong Cot Yang), Nilawati (Gampong Lam Baet), Samsidar (Gampong Cot Preh), Rahmawati (Gampong Cot Lamee), Ida Rosita (Gampong Puuk), Nurul Hayati (Gampong Lamraya), serta Cut Rizky Aurellia (Gampong Lam Neuheun).
Pada kesempatan itu, Hj Nurul Fazli juga menegaskan bahwa penurunan angka stunting harus menjadi prioritas utama TP PKK gampong. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan aktif seluruh kader melalui penguatan peran Posyandu dan Dasawisma dalam memantau kondisi kesehatan ibu hamil dan balita secara berkelanjutan.
“Penurunan stunting tidak bisa ditunda. Peran Posyandu dan Dasawisma harus diperkuat agar pemantauan kesehatan ibu dan anak berjalan optimal dan tepat sasaran,” tegasnya.
Selain bidang kesehatan, Hj Nurul Fazli turut mendorong pengembangan potensi ekonomi keluarga melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK sebagai salah satu langkah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat gampong.
Kepada para Bunda PAUD Gampong yang baru dikukuhkan, ia menekankan peran strategis dalam membentuk karakter serta kualitas generasi masa depan sejak usia dini.
“Bunda PAUD adalah garda terdepan dalam membentuk generasi emas. Pastikan anak-anak kita mendapatkan layanan PAUD yang berkualitas dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan program parenting bagi orang tua, serta perlunya sinergi yang kuat antara Pokja Bunda PAUD dan TP PKK gampong, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.
Sementara itu, Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan Ketua TP PKK dan Bunda PAUD gampong, serta menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama lintas jenjang pemerintahan.
“TP PKK gampong harus mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik, tidak hanya di tingkat gampong, tetapi juga kecamatan hingga kabupaten. Sinergi ini sangat penting agar seluruh program PKK dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Zahrul Fuadi.
Ia juga berharap para Ketua TP PKK dan Bunda PAUD gampong yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi motor penggerak pembangunan keluarga di wilayah masing-masing.
“PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Kami berharap para pengurus yang baru dilantik dapat bekerja maksimal dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut diikuti oleh 14 Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Gampong di Kecamatan Kuta Baro. Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua II TP PKK Aceh Besar Nurbaiti, jajaran TP PKK Kabupaten Aceh Besar, pengurus TP PKK Kecamatan Kuta Baro, serta unsur Forkopimcam Kuta Baro.(Why)
