TNI Percepat Perbaikan Jembatan Gantung di Aceh Tenggara, Progres Capai 96 Persen

Personel Kodim 0108/ Aceh Tenggara mempercepat perbaikan jembatan gantung di Desa Mamas Indah Aceh Tenggara. Selasa(3/3/2026). FOTO/ PENDAM IM

Kabarnanggroe.com, Kutacane – Personel Kodim 0108/Aceh Tenggara mempercepat perbaikan jembatan gantung di Desa Mamas Indah, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Hingga Selasa (3/3/2026), progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai 96 persen dan segera dapat difungsikan kembali.

Jembatan gantung sepanjang sekitar 150 meter dengan lebar 1,2 meter itu membentang di atas aliran sungai berkedalaman kurang lebih dua meter. Infrastruktur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Darul Hasanah dengan Kecamatan Badar, sekaligus menjadi jalur utama mobilitas warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sosial lainnya.

Peltu Dedi Cahyadi mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan jembatan kokoh dan aman digunakan dalam jangka panjang.

“Perbaikan ini dilaksanakan secara total agar jembatan benar-benar kuat, aman, dan nyaman dilintasi masyarakat. Mengingat ini akses utama antar desa bahkan antar kecamatan, faktor keselamatan menjadi prioritas,” ujarnya.

Perbaikan melibatkan personel Babinsa Posramil Darul Hasanah Zibang Tim VRI bersama pemerintah desa dan masyarakat dari dua desa terdampak. Kolaborasi tersebut mencerminkan sinergi antara TNI dan warga dalam membangun fasilitas umum.

Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan ulang konstruksi utama, penguatan rangka penyangga, penggantian papan lantai yang lapuk, serta penyesuaian sistem pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan. Setiap tahapan dikerjakan dengan cermat untuk menjamin ketahanan terhadap beban dan kondisi cuaca.

Dengan hampir rampungnya perbaikan, diharapkan aktivitas warga yang sempat terkendala dapat kembali normal, terutama distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok sehari-hari.

Salah seorang warga Desa Mamas Indah, Maimun (48), mengaku bersyukur atas keterlibatan TNI dalam perbaikan jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih. Selama jembatan rusak, kami kesulitan membawa hasil kebun dan anak-anak harus ekstra hati-hati saat melintas. Dengan hampir selesainya jembatan ini, kami merasa sangat terbantu,” katanya.

Percepatan perbaikan infrastruktur desa ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI guna mempererat kemanunggalan dengan rakyat serta mendukung pembangunan daerah. Diharapkan, konektivitas antarwilayah semakin lancar dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar terus meningkat.(Hadi)

Exit mobile version