Asisten II Sekdakab Aceh Besar Resmikan TPS 3R Asan Berseri di Gampong Lam Asan

Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali SSos MSi, Potong pita tanda diresmikannya Tempat Pengelolaan Sampah di Dusun Lam Daya, Desa Lam Asan, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Rabu (04/02/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

Kabarnanggroe.com, KOTA JANTHO – Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar Bidang Perekonomian dan Pembangunan, M. Ali, S.Sos., M.Si, meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Asan Berseri di Gampong Lam Asan, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (04/02/2026).

Dalam sambutannya, M. Ali menyampaikan bahwa TPS 3R di Gampong Lam Asan merupakan TPS 3R ketiga yang telah beroperasi di Kabupaten Aceh Besar, setelah sebelumnya berdiri di Kecamatan Simpang Tiga dan Kecamatan Mesjid Raya. Keberadaan TPS 3R ini dinilai sangat strategis dalam mendukung upaya pemerintah daerah menangani persoalan sampah yang terus meningkat.

Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali SSos MSi, Kadis DLH Aceh Besar Muwardi, SH, tinjau tempat Pengelolaan Sampah di Dusun Lam Daya, Desa Lam Asan, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Rabu (04/02/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

Produksi sampah di Kabupaten Aceh Besar saat ini mencapai sekitar 200 ton per hari, sementara kemampuan penanganan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) baru sekitar 120 ton per hari. Kondisi tersebut menyebabkan masih adanya sampah yang belum tertangani secara optimal.
“Dengan keterbatasan armada pengangkut, jumlah petugas kebersihan, serta luas wilayah Aceh Besar yang memiliki banyak desa dan kecamatan, keberadaan TPS 3R di tingkat desa menjadi solusi penting untuk meringankan beban pemerintah daerah,” ujar M. Ali.


Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali SSos MSi, menyampaikan sambutan dan arahan pada Peresmian Tempat Pengelolaan Sampah di Dusun Lam Daya, Desa Lam Asan, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Rabu (04/02/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

M. Ali menyebutkan, TPS 3R di Kabupaten Aceh Besar saat ini telah tersedia di sejumlah gampong, yakni Gampong Punie, Lamkawe, Ateuk Cut, Meunasah Kulam, Tanjong Selamat, Leu Eu, dan Lam Asan. Namun, dari jumlah tersebut, TPS 3R yang saat ini aktif beroperasi berada di Gampong Ateuk Cut, Leu Eu, dan Lam Asan.
“Adapun pembangunan TPS 3R tersebut bersumber dari bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, dengan pelaksanaan kegiatan difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Besar,” tuturnya.

Ia menjelaskan, TPS 3R tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan desa, serta memberikan manfaat sosial, seperti mendukung pembiayaan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, sebagaimana telah diterapkan di beberapa daerah lain.

Ia berharap pengelolaan TPS 3R Asan Berseri ke depan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan dengan dukungan pembinaan serta pelatihan dari Dinas Lingkungan Hidup, sehingga hasil pengolahan sampah tidak hanya tertangani, tetapi juga memiliki nilai jual dan nilai tambah bagi masyarakat.

Kemudian, Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, M. Ali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Camat Kuta Baro, Pemerintah Gampong Lam Asan, serta seluruh elemen masyarakat yang mendukung terwujudnya TPS 3R tersebut.
“Kami berharap program serupa dapat dikembangkan di kecamatan lain di Aceh Besar,.supaya permasalahan sampah bisa ditangani secara optimal,” harapnya.

Sementara itu, Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kekompakan serta kinerja perangkat Gampong Lam Asan. Menurutnya, berdirinya TPS 3R Asan Berseri merupakan pencapaian yang patut diapresiasi dan mencerminkan kesiapan desa dalam menyahuti program pemerintah.

Keberadaan TPS 3R yang didukung dengan pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah desa dan pemerintah daerah.
“Dengan tersedianya infrastruktur yang memadai, desa akan lebih mudah menjalin kolaborasi dengan pemerintah kabupaten, provinsi, hingga kementerian,” imbuhnya.

Zahrul Fuadi berharap TPS 3R Asan Berseri dapat menjadi pusat inovasi, membuka peluang ekonomi baru, serta memberikan nilai tambah dari pengelolaan sampah, sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Kuta Baro.

Di samping itu, Sekretaris Gampong Lam Asan, Syuhada, mengatakan bahwa peresmian TPS 3R merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam menjawab persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menurutnya, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat memberikan manfaat dan nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik menggunakan teknologi tepat guna.

Keberadaan TPS 3R diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi desa serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
“Kami tegaskan, pentingnya dukungan, masukan, dan sinergi dari seluruh pihak agar pengelolaan TPS 3R dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada seremoni peresmian semata,” pungkasnya.(Herman/*)

Exit mobile version