Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Studi Pengembangan Desa (UKM BSPD) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar penyuluhan terkait pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Gampong (red-desa) Naga Umbang, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (1/8/2024).
Ketua Tim PPK Ormawa BSPD USK, Melia Saumi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata desa di Gampong Naga Umbang. Tim PPK Ormawa UKM BSPD USK yang beranggotakan 15 orang mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi, dibimbing oleh Dr. drh. Faisal Jamin, M.Si. Mereka melaksanakan program yang dinamakan “Peningkatan Ekonomi Masyarakat Gampong Naga Umbang Melalui Program Desa Wisata Dengan Metode Pengembangan SDM dan Potensi SDA Setempat”.
“Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman baik bagi tim pelaksana maupun pihak desa mengenai pengelolaan desa wisata,” ucapnya.
“Dengan adanya penyuluhan ini, kami berharap agar segera dibentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada di Desa Naga Umbang ini, yang nantinya dapat mengelola Desa Wisata Naga Umbang itu sendiri di bawah perangkat desa langsung,” tambah Melia Saumi.
Sementara itu, Munawar Khalil, sebagai pemateri dalam kegiatan penyuluhan, menekankan bahwa desa wisata tidak hanya dilihat dari keindahan alamnya saja, tetapi juga dari kekayaan adat dan budaya yang dimiliki desa tersebut. “Kehidupan ini tidak lepas dari pariwisata, mulai dari kita tidur sampai dengan tidur lagi,” tutur Munawar Khalil.
Di sisi lain, Keuchik Naga Umbang, Anwar Ibrahim, menyambut baik dan antusias program yang digagas oleh Tim PPK Ormawa UKM BSPD USK. “Kami sangat terbuka dan antusias terhadap program ini. Kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat memajukan Desa Naga Umbang sehingga dikenal lebih luas dan dapat menarik wisatawan dari luar,” tandasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan Gampong Naga Umbang dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang terkenal, memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat setempat, dan melestarikan budaya lokal yang ada.(WD/*)
