Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut yang saat ini menjadi polemik terhadap persiapan pelaksanaannya, sehingga belum ada pembangunan venue di Provinsi Aceh.
Sedangkan jadwal pelaksanaan multi event olahraga nasional empat tahunan di tanah air ini hanya tinggal hitungan bulan saja, yang direncanakan dimulai 8 September 2024.
Bahkan saat ini ada indikasi untuk melakukan persiapan menggunakan anggaran Pemerintah Aceh (APBA)
“Ini sangat miris, kita minta Pemerintah Pusat jangan mengkhianati Aceh terhadap kegiatan olahraga nasional ini,” ujar Ketua Umum KONI Aceh Jaya, Muslim Hasan dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi media Kabarnanggroe.com, Senin (2/10/2023).
Dirinya mendesak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar sumber anggaran venue PON Aceh itu beban APBN sesuai dengan PON XX/2021 Papua.
“Jangan sampai kegiatan nasional namun terkuras anggaran Pemerintah Aceh. Apalagi saat ini sedang fokus memberantas kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sangat terpuruk akibat Covid-19,” ujarnya.
“Kalau seandainya dengan sisa waktu tidak maksimal untuk melakukan persiapan pembangunan venue PON, sarana dan prasarana bisa siap sesuai dengan standar PB PON, maka lebih baik di tunda dulu sampai 2025,” sebut Muslim yang pernah sebagai pendamping atlet muaythai dan sepatu roda pada PON Papua.
Selain itu, Ketua Umum Koni Aceh Jaya ini, juga menolak direhab nya Stadion Harapan Bangsa untuk kebutuhan PON Aceh-Sumut
“Provinsi lain bisa dilakukan pembangunan baru, kenapa Provinsi Aceh tidak bisa. Khusus untuk PON agar di bangun yang baru,” ujarnya.
Ia meminta Pemerintah Aceh, DPRA dan anggota DPD, DPR RI asal Aceh harus kompak melobi Pemerintah Pusat untuk penggunaan anggaran harus 90 persen APBN. “Kenapa Papua dan Jawa Barat bisa, kenapa Aceh tidak bisa,” katanya.
“Biarlah dana otsus itu digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Aceh yang sangat membutuhkan. Sebab merujuk pada pelaksanaan PON masa lalu yang di selenggarakan di provinsi lainnya dominan berasal dari APBN,” sebut Muslim. (Sdm/*).
