Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Program Studi Teknik Industri Universitas Serambi Mekkah (USM) Banda Aceh mengupas strategi sukses dalam dunia kerja pada pelaksanaan kegiatan bertajuk “Alumni Back To Campus” di Aula Dr Mr H Teuku Moehammad Hasan, Kampus USM, Gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Senin (2/6/2025).
Kegiatan yang bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) FT USM, dan mengusung tema “Meretas Karier Teknik Industri: Kisah Alumni, Tantangan Nyata, dan Strategi Sukses di Dunia Kerja” tersebut dibuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik USM Bidang Kemahasiswaan, Zulfan ST MT.
Dalam sambutannya, Zulfan menekankan pentingnya mahasiswa memiliki visi dan misi yang jelas dalam menatap masa depan. “Mahasiswa harus memiliki tujuan yang ingin dicapai setelah lulus. Bangun koneksi dengan para alumni dan terus asah kompetensi sejak masih di bangku kuliah,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua alumni Teknik Industri USM sebagai narasumber, yakni Hasnanda Putra ST MM MT yang saat ini menjabat sebagai Kabag Umum BNNP Aceh, serta Abubakar Ibr ST yang berkarier sebagai Plant Shift Leader AFR Engineer di PT SAI.
Hasnanda Putra dalam pemaparannya mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik semata dalam menghadapi dunia kerja.
“Jangan hanya mengandalkan kepintaran di bidang studi. Dunia kerja menuntut kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” ungkap Hasnanda.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun jejaring dan reputasi yang baik, serta percaya diri walaupun berasal dari daerah dan menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta.
“Jangan pernah minder hanya karena berasal dari kampung atau kuliah di universitas swasta. Kunci utama sukses adalah doa orang tua, dan setelah sukses, berikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Abubakar Ibr ST menuturkan bahwa tantangan dalam dunia kerja adalah hal yang pasti, namun dapat dihadapi dengan komunikasi yang efektif.
“Tantangan selalu ada, tapi semua bisa diatasi dengan komunikasi yang baik dan yang harus diingat bahwa lulusan teknik industri itu bukan semata untuk bekerja, tapi memimpin dan memenej para pekerja,” sebutnya.
Abubakar juga menekankan pentingnya sikap (attitude) dalam dunia kerja. “Attitude adalah hal paling utama. Kompetensi bisa dilatih, tapi sikap akan menentukan kepercayaan dan keberlanjutan karier seseorang,” tegasnya.
Acara tersebut diikuti antusias oleh mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Teknik USM, yakni mahasiswa dari Prodi Teknik Industri, Teknik Kimia, dan Teknik Lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mendapatkan inspirasi, motivasi, dan gambaran nyata tentang dunia kerja serta pentingnya mempersiapkan diri sejak dini untuk sukses di masa depan.(Wahyu)
