Mantan Plt Ditjen Imigrasi Catat PNBP Rp10,4 Triliun

*Lampaui Target 155 Persen

Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman.

Kabarnanggroe.com, Jakarta – Mantan Plt Direktorat Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman mencatatkan kinerja impresif dengan membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp10,4 triliun sejak 23 April 2025. Capaian ini melampaui target hingga 155 persen dan meningkat 18 persen dibandingkan tahun 2024.

Yuldi Yusman menyebut, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran imigrasi di Indonesia.

“Capaian ini adalah hasil kolaborasi seluruh insan imigrasi. Saya berharap fondasi kuat yang telah kita bangun bersama ini dapat terus diperkuat dan berkelanjutan,” ujar Yuldi, di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Tingginya capaian PNBP didorong oleh peningkatan volume layanan publik, meliputi penerbitan 4.033.676 paspor, 7.551.371 visa, serta 1.369.012 izin tinggal. Lonjakan ini mencerminkan pulihnya mobilitas internasional sekaligus meningkatnya kepercayaan global terhadap Indonesia.

Di sisi lain, Ditjen Imigrasi tetap memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan hukum. Sepanjang periode tersebut, tercatat 16.006 tindakan administratif keimigrasian serta penanganan 136 perkara pidana, termasuk melalui operasi mandiri seperti Operasi Wira Waspada dan patroli di wilayah rawan pelanggaran.

Dalam aspek inovasi, Ditjen Imigrasi terus mendorong transformasi digital melalui peluncuran aplikasi All Indonesia yang mengintegrasikan layanan keimigrasian, bea cukai, kesehatan, dan karantina. Selain itu, teknologi seperti autogate, body camera, serta sistem Passenger Analysis Unit (PAU) juga diimplementasikan guna memperkuat pengawasan di pintu masuk negara.

Tak hanya itu, kebijakan strategis turut dihadirkan melalui program Global Citizen of Indonesia (GCI) yang memberikan kemudahan izin tinggal tetap bagi individu dengan keterikatan historis dengan Indonesia.

Untuk meningkatkan akses layanan, Ditjen Imigrasi juga menambah 18 kantor imigrasi baru, sehingga total kini mencapai 151 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia.

Yuldi menegaskan, capaian tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan sebagai kontribusi nyata imigrasi terhadap pembangunan nasional.

“Imigrasi harus terus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.(Wahyu/*)

 

Exit mobile version