Kabarnanggroe.com, Kota Jantho — Ketua TP-PKK Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menegaskan pentingnya gizi seimbang sejak dini saat mengunjungi SD Negeri Keude Bieng, Kecamatan Lhoknga, dalam kegiatan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Go to School, Kamis (2/4/2026).
Program B2SA Go to School merupakan inisiatif edukasi gizi dari Dinas Pangan Aceh Besar yang bertujuan mensosialisasikan pola makan sehat kepada siswa sejak dini guna mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.
Dalam sambutannya, Hj. Rita Mayasari menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi pada tahun 2026, yakni Kecamatan Lhoknga, Montasik, dan Kota Jantho. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Aceh Besar.
“Semoga kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di tiga sekolah saja, karena sekolah di Aceh Besar sangat banyak. Ke depan kita harapkan lebih banyak lagi sekolah yang bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam menyediakan makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak. Menurutnya, anak-anak sangat bergantung pada apa yang disiapkan di rumah.
“Yang menyediakan makanan sehat itu adalah orang tua. Jadi kita harus kreatif dalam menyajikan makanan yang bergizi, menarik, dan sesuai dengan selera anak,” katanya.
Selain itu, ia memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus semangat belajar dan menjaga kesehatan sebagai generasi penerus bangsa.
“Kalian harus rajin belajar, harus sehat, kuat, dan hebat. Karena kalianlah yang akan menggantikan kami di masa depan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, Alyadi, SPi, dalam laporannya menjelaskan bahwa program B2SA Go to School merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, program ini telah dilaksanakan sejak tahun sebelumnya dan bahkan berhasil meraih penghargaan di tingkat nasional pada 2025.
“Kegiatan ini kita adopsi dari Badan Pangan Nasional dan menjadi bagian dari upaya edukasi kepada anak-anak agar memahami pentingnya makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” jelasnya.
Ia menambahkan, konsep B2SA tidak selalu menuntut makanan mahal, melainkan dapat memanfaatkan bahan pangan lokal yang sederhana namun tetap memenuhi kebutuhan gizi.
“Dengan memanfaatkan pangan lokal, selain meningkatkan gizi anak, juga dapat mendukung kesejahteraan petani,” tambahnya.
Kepala SD Negeri Keude Bieng, Roslina, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena sekolah yang dipimpinnya terpilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Dari sekitar 216 SD di Aceh Besar, sekolah kami menjadi salah satu yang terpilih. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujarnya.
Ia berharap para siswa dapat menyerap ilmu yang diberikan dalam kegiatan tersebut sebagai bekal dalam memahami pentingnya pola makan sehat.
“Kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya gizi seimbang sebagai modal utama dalam kehidupan mereka ke depan,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I TP-PKK Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, S.Ag, Sekretaris Sri Wahyuna, SH, MH, pengurus PKK kabupaten dan kecamatan, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Koordinator Tim Kampung Dongeng Aceh Bunda Ani, serta dewan guru dan para siswa.(Rinaldi)
