Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh melepas sebanyak 180 personel relawan ASN untuk membantu pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, di Halaman Kantor Satpol PP dan WH Aceh, Banda Aceh, Jumat (2/1/2026).
Ratusan relawan tersebut terdiri dari pejabat struktural eselon III dan IV serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satpol PP dan WH Aceh. Mereka dikerahkan khusus untuk melakukan pembersihan fasilitas pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), SMP, hingga SMA/SMK, seiring akan diaktifkannya kembali kegiatan belajar mengajar pada 5 Januari 2026.
Konsentrasi penugasan relawan ASN Satpol PP WH Aceh difokuskan di Kabupaten Aceh Tamiang, dengan titik utama di SD Negeri Kota Lintang, Kecamatan Kuala Simpang.
Kepala Satpol PP dan WH Aceh melalui Kasi Humas Huzaifal, S.Sos menjelaskan, seluruh relawan diberangkatkan secara mandiri dengan dukungan fasilitas dari Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), termasuk perlengkapan kerja dan kebutuhan dapur umum.
“Di lokasi, para relawan akan berkoordinasi dengan pos komando kabupaten/kota serta bergabung dengan unsur terkait lainnya, seperti BNPB, TNI/Polri, dan masyarakat setempat,” ujar Huzaifal.
Penugasan relawan Satpol PP dan WH Aceh berlangsung selama dua hari, yakni 3–4 Januari 2026, dengan fokus utama membersihkan lingkungan sekolah agar layak digunakan kembali.
Diharapkan, kehadiran relawan ASN ini dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana sehingga anak-anak di Aceh Tamiang dapat kembali bersekolah tepat waktu.
“Semoga seluruh relawan dapat bekerja maksimal demi memastikan fasilitas pendidikan kembali berfungsi dan menjadi bagian dari semangat kebersamaan untuk Aceh yang lebih baik dan bangkit dari bencana,” tutupnya.(Hadi/*)
