Kabarnanggroe.com, Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan sebagai salah satu strategi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mengendalikan inflasi daerah, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh kembali akan menggelar pasar murah di akhir tahun 2023.
Pasar murah ini berlangsung selama empat hari di empat lokasi berbeda, dimulai pada Senin, 27 November 2023, hingga Kamis, 30 November 2023.
Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh, M Nurdi S Sos menjelaskan bahwa pasar murah ini akan diadakan di empat kecamatan yang berbeda.
“Pasar murah akan digelar mulai dari hari Senin tanggal 27 November 2023 di Kecamatan Syiah Kuala, tepatnya di halaman Masjid Lamgugob. Kedua, pada hari Selasa, 28 November 2023, di Kecamatan Kuta Alam, bertempat di Halaman Parkir Taman Sri Ratu Saifatuddin Lampriet. Hari ketiga, Selasa, 29 November 2023, akan digelar di Kecamatan Meuraxa, tepatnya di Halaman Pasar Rakyat Ulee Lheue.
Dan hari keempat, Kamis, 30 November 2023, akan digelar di Halaman Kantor Diskopukmdag Kota Banda Aceh, Kecamatan Banda Raya,” ungkap Nurdin.
Pada pasar murah yang akan pada akhir ini menjual Empat komoditi bahan pokok yang dengan harga yang telah disubsidi oleh Pemerintah.
“Ada empat komoditi bahan pokok yang disediakan, yaitu beras premium 10 kilogram senilai Rp93 ribu per sak, gula 2 kilogram senilai Rp26 ribu per bungkus, minyak goreng kemasan 2 liter senilai Rp28 ribu per bungkus, dan telur ayam satu lempeng (30 butir) senilai Rp38 ribu per lempeng,” terang Nurdin.
Nurdin juga memberikan imbauan kepada masyarakat Kota Banda Aceh yang berminat memanfaatkan pasar murah ini.
“Kepada masyarakat diharapkan datang lebih awal untuk menghindari antrian yang panjang. Selesai salat subuh, panitia sudah berada di lokasi dan apabila warga sudah ramai hadir, kupon antrian segera dibagikan. Pasar murah sendiri akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai,” tambahnya.
Pemberian kupon antrian ini menjadi langkah strategis untuk mengatur kelancaran distribusi barang dan mencegah kerumunan massa.
Masyarakat yang pasar murah diminta membawa KTP asli sebagai syarat untuk mendapatkan kupon antrian.
“Pasar murah ini khsusu untuk warga Kota yang memiliki KTP Kota Banda Aceh,” tegas Nurdin.
Dengan penyelenggaraan pasar murah, Diskopukmdag Kota Banda Aceh berharap dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kegiatan pasar murah nantinya diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga murah, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” pungkas Nurdin.
Dengan adanya pasar murah yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, diharapkan stabilitas harga bahan pokok dapat terjaga, serta memberikan dampak positif dalam upaya mengendalikan inflasi di tingkat lokal.
Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak untuk meningkatkan daya beli dan mengurangi tekanan ekonomi di tengah-tengah tantangan global saat ini.[Adv]
