UKM BSPD USK Gelar Bakti Sosial Terintegrasi V di Kota Jantho

Foto bersama panitia dan peserta bakti sosial terintergrasi V, di Kota Jantho, Minggu (29/10/2023). FOTO/ KIRIMAN IKRAM

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bakti Sosial Pembangunan Desa (BSPD) Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan Bakti Sosial Terintegrasi V di Desa Jalin, Jantho, Aceh Besar. Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 25 hingga 29 Oktober 2023 ini melibatkan mahasiswa USK dan mahasiswa dari PMM.

Ketua Umum UKM BSPD, Jefri Andika menjelaskan, Baksos tersebut merupakan program tahunan yang rutin diadakan oleh UKM BSPD. Desa Jalin dipilih sebagai lokasi Bakti Sosial dengan pertimbangan bahwa desa tersebut termasuk dalam wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

“Berdasarkan kriteria 3T, kami fokus pada daerah yang membutuhkan bantuan,” ujarnya, di Jantho, Minggu (29/10/2023).

Jefri juga menjelaskan, kegiatan ini dimulai dengan pembukaan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial dan dihadiri oleh Pj Bupati, Kapolres Aceh Besar, dan berbagai pihak lainnya. Selama kegiatan berlangsung, berbagai program pokok diimplementasikan, termasuk pelatihan branding produk madu Jalin, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sekolah Darurat (Demo Mengajar), Pembentukan Sanggar Seni Tari, Suntik Vitamin untuk Ternak, Ekonomi Kreatif, dan Apotik Hidup. Kegiatan-kegiatan tersebut dijalankan dengan kerjasama dari berbagai dinas terkait, seperti dinas pertanian, kesehatan, dan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Salah satu peserta Bakti Sosial, Rukaiyyah, mahasiswa USK, menyatakan kegembiraannya atas kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah, ini kali pertama saya ikut bakti sosial, sejak awal perkuliahan saya sudah berminat untuk ikut bakti sosial,” ujarnya dengan semangat.

Sementara itu, Ara, mahasiswa PMM dari Kampus Indraprasta PGRI, Jakarta, juga berbagi pandangan positif tentang kegiatan bakti sosial. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk mahasiswa, karena di usia muda, kreativitas dan pengetahuan mereka sedang berkembang pesat.

“Kami harus diarahkan agar mampu mengambil keputusan dan langkah yang tepat dalam usia muda,” katanya.
Ara juga menyatakan kebahagiannya dalam mengikuti Bakti Sosial yang diadakan oleh UKM BSPD. Ia menikmati pemandangan, perjalanan menuju desa, rasa persaudaraan, meskipun menghadapi kendala bahasa dan proses adaptasi budaya.

“Sulit untuk melupakan pengalaman ini, walau hanya dalam lima hari, kenangan ini melekat dalam hati,” tutupnya.(WD/*)

Exit mobile version