Daerah  

DPW PA Aceh Besar Uji Kelayakan dan Penjaringan Bacaleg

Bacaleg Partai Aceh Kabupaten Aceh Besar mengikuti Kegiatan uji Kelayakan meliputi tes baca Al-quran, tes ideologi kepartaian dan pemahaman tentang garis-garis besar perjuangan Partai Aceh yang berlangsung di Kantor DPW PA Kabupaten Aceh Besar, Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur, Senin (1/5/2023) FOTO/DJ88

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Besar menggelar uji kelayakan kepada Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg). Kegiatan uji Kelayakan tersebut meliputi tes baca Al-quran, tes ideologi kepartaian dan pemahaman tentang garis-garis besar perjuangan partai Aceh.

“Tadi, ada 49 Bacaleg yang mengikuti uji kelayakan Bacaleg, mudah-mudahan tidak ada kendala. Karena nanti panitia penjaringan akan melakukan pleno, setelah itu baru diumumkan hasilnya. Maka itu, kepada Bacaleg yang dinyatakan lulus oleh panitia terus berjuang dan mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan sebagaimana amanat dari KPU RI,” kata Hasballah, SAg, Ketua DPW PA Kabupaten Aceh Besar, Senin (1/5/2023)

Hasballah menjelaskan, Uji Kelayakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sejauh mana kesiapan Bacaleg dari Partai Aceh dalam mempersiapkan diri menyambut tahapan pemilu.
“Melalui kegiatan ini, para Bacaleg dari Partai Aceh disiapkan agar memahami tahapan pemilu. Mereka juga mendapatkan kesempatan membuktikan kelayakan diri sebagai wakil rakyat mengingat beban berat yang akan dipikul nantinya,” terangnya
Hasballah S Ag Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Besar, Suka Makmur, Aneuk Galong, Senin (1/5/2023) FOTO/DJ88

Hasballah menegaskan, bahwa mengingat jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar pada pemilu tahun 2024 berjumlah 40 kursi. Untuk itu, Partai Aceh Kabupaten Aceh Besar akan berkerja semaksimal mungkin dan menargetkan untuk menguasai minimal 20 persen di parlemen.

“Targetnya 8 atau 9 kursi. Supaya, Partai Aceh pada pemilu tahun 2024 bisa mengusungkan calon bupati,” tegasnya

Disamping itu, selaku ketua DPW Partai Aceh baru terpilih, kedepannya Ia ingin mengembalikan arah perjuangan Partai Aceh dan menjadikan PA di Aceh Besar terbuka dan menjadi satu-satunya tempat bagi mantan kombatan GAM atau KPA akan berkumpul di bawah naungan PA Aceh Besar

“Kita juga ingin kepengurusan PA ke depan sampai ke pelosok gampong, ke depan kita harus bersama-sama dengan masyarakat. Jangan sampai mereka dilupakan dan persatuan yang harus terjaga. KPA dan PA tidak bisa dipisahkan. Ini satu kesatuan,” tuturnya.

Ia menambahkan, Partai Aceh merupakan partai yang demokratis, transparan, dan terbuka. Hasballah mengaku, selama ini Partai Aceh merupakan partai kuat dengan pimpinannya yang tangguh, hebat dalam menjalankan roda politik.

“Partai Aceh sangat terbuka, Kita juga memberikan kesempatan kepada para pemuda milenial untuk bergabung di partai. Untuk dipersiapkan menjadi tokoh-tokoh pemimpin Aceh khususnya di Aceh Besar masa yang akan datang,” tutupnya (Dj)

 

Exit mobile version