Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau akrab disap Cak Imin secara resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh periode 2026–2031, di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Selasa (31/3/2026) malam.
Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah ulama Aceh, Wakil Gubernur Aceh Fadlullah, jajaran Dewan Syuro PKB Aceh, anggota DPR RI, para bupati dan wali kota se-Aceh, anggota DPRA, DPRK, serta pengurus partai politik nasional dan lokal.
Dalam sambutan perdananya, Ketua DPW PKB Aceh, H Ruslan M Daud, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukanlah puncak, melainkan awal dari perjuangan panjang menuju perubahan yang lebih baik.
“Ini adalah awal perjuangan menuju ketulusan, keberanian, dan arah perubahan ke jalan yang benar, meskipun tidak selalu mudah,” ujarnya.
Ruslan juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Aceh atas kepercayaan yang diberikan kepada PKB pada pemilu legislatif sebelumnya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Selain itu, ia turut mengapresiasi dukungan para ulama, tengku, dan santri yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjuangan PKB di Aceh.
“Dukungan ulama dan santri adalah ruh perjuangan bagi kami,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada kepengurusan DPW PKB Aceh sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras yang telah membangun fondasi partai hingga saat ini.
“Capaian PKB hari ini merupakan hasil dari perjuangan panjang para pendahulu. Apa yang telah dibangun akan kami lanjutkan dengan kerja yang lebih kuat dan terukur demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Muhaimin Iskandar yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah meletakkan dasar kuat bagi perkembangan PKB di Aceh.
Ia mengaku optimistis di bawah kepemimpinan Ruslan Daud, PKB Aceh akan semakin maju dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, semangat transformasi yang diusung pemerintah pusat saat ini harus dimanfaatkan dengan menggali potensi daerah serta memperkuat kemandirian sumber daya.
“Sudah saatnya Aceh bangkit dengan kekayaan yang dimilikinya. PKB bersama ulama dan seluruh kekuatan masyarakat akan terus berupaya mewujudkan cita-cita tersebut,” ujarnya.
Muhaimin juga menekankan pentingnya menjaga keistimewaan Aceh yang berlandaskan syariat Islam sebagai bagian dari identitas daerah.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, turut mengucapkan selamat kepada pengurus DPW PKB Aceh yang baru dikukuhkan dan berharap dapat mengabdi secara optimal untuk kemajuan Aceh.
Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi PKB Aceh untuk memperkuat peran politik dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.(Hadi)
Adapun susunan pengurus DPW PKB Aceh periode 2026–2031 adalah sebagai berikut:
Ketua: Ruslan M. Daud
Sekretaris: Tgk. Mujlisal, S.Ag., M.H.
Bendahara: Doni Arega Rajes
Dewan Mustasyar:
Abu H. Syeh Hasanoel Basri
Waled H. Nuruzzahri Yahya
Abuya H. Mawardi Wali
Abu H. Syarifuddin
Abiya Dr. Tgk. Anwar Usman
Abi H. Muhammad Daud Hasbi
Waled H. Sirajuddin Hanafiah
Tgk. Muhammad Ishak
Tgk. H. Amri Ahmad
Abuya H. Syarkawi Abdul Somad
