Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Seribuan jamaah pria dan wanita, termasuk remaja dan anak-anak melaksanakan shalat Ied di Masjid Baitussalihin, Ulee Kareng, Banda Aceh pada Senin (31/3/2025) pagi.
Para jamaah mulai berdatangan sejak pukul 06.30 WIB dengan mobil pribadi, kendaraan roda dua atau berjalan kaki menuju masjid dan mengisi shaf yang masih kosong. Para jamaah wanita menempati shaf di sebagian dalam masjid sampai belakang masjid dan juga ada yang berada di lantai dua.
Tumpah ruahnya jamaah tidak terlepas dari banyaknya warga Ulee Kareng yang tidak melakukan mudik dengan berbagai alasan. Ulee Kareng yang telah menjadi kota satelit di Banda Aceh telah berkembang pesat seusai tsunami 26 Desember 2004.
Ribuan rumah, baik pribadi maupun perumahan terus tumbuh tanpa terbendung, sehingga jumlah penduduk terus bertambah, termasuk di kawasan Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, perbatasan dengan Ulee Kareng, Banda Aceh.
Tak pelak, para jamaah yang membawa mobil pribadi memenuhi area seputaran Ulee Kareng, khususnya di depan pertokoan dan jalan, sebuah pertanda banyaknya kalangan menengah ke atas di daerah ini.
Saat takbir terus berkumandang dari masjid, para jamaah terus berdatangan silih berganti dan dengan tertib menempati shaf yang telah dipersiapkan pengurus masjid.
Bagi yang datang lebih cepat, maka dapat menempati shaf lantai bawah, baik jamaah perempuan maupun laki-laki. Tetapi, bagi yang datang jelang shalat ied, maka harus naik ke lantai dua masjid.
Pengurus masjid yang memberi arahan kepada jamaah, tidak henti-hentinya memberi petunjuk shaf yang harus ditempati, sehingga semuanya berjalan lancar dan tidak ada berdesak-desakan.
Jelang pelaksanaan shalat ied, seluruh shaf telah terisi, termasuk di lantai dua dan imam shalat ied, Tgk Rahmat Hidayatullah memulai shalat dan sempat memberi arahan tata cara shalat.
Seusai shalat ied, khatib yang juga Imum Chik Masjid Bustanussalihin Ulee Kareng, Dr H Syarifuddin MA PhD menyampaikan khutbah dengan menitikan beratkan pada keimanan seseorang, dengan cara meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Khatib juga menyampaikan keutamaan bulan suci Ramadhan, seperti sedekah yang dilipatgandakan sampai 700 kali oleh Allah SWT. Berbagai hal lainnya juga disampaikan dalam waktu sekitar 35 menit. Seusai khutbah shalat ied, para jamaah langsung membubarkan diri secara tertib.(Muh)
